Namanya menu khas
Ungkapan seperti kalimat. ”Ngempet elor lamun gitak pelecing,” adalah ungkapan yang khas di dengar bila kita di hidangkan pelecing yang berarti sampai keluar air liur kalau melihat pelecing kangkung ini.
Bahannya terdiri dari kangkung, busbusan (tauge) dan jambah (kacang ijo yang direndam air dingin semalaman). Untuk pelengkap diberikan sambal Nyiuh (kelapa yang dibakar terlebih dahulu kemudian diparut atau dioseng supaya tahan lama beberapa jam). Sambal Pelecing dibuat dari bahan terasi, lombok, tomat dan garam.
Lainnya, menu yang mirip adalah Serebuk (urap). Bahannya kacang panjang, busbusan (tauge), kendokak (kecipir), paku (pakis).
Nah, untuk berbuka puasa terlebih juga merupakan menu yang tidak dilupakan oleh warga di
Penget atau Pulek (juga kolak karena pakai kuah) ini yang banyak dijual dalam kantong-kantong plastik, tidak bisa tidak menjadi menu yang dipilih oleh sebagian masyarakat untuk menu berbuka puasa.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar